Sabtu, 17 November 2018

IKLAN BARU TOLAK ANGIN YANG DI PERANKAN OLEH VIA VALLEN

Setelah sebelumnya Rhenald Kasali ditunjuk sebagai brand ambassador dari Tolak Angin, kini giliran Via Vallen yang kebagian mendapat kesempatan menjadi brand ambassador dari produk obat herbal yang sudah berdiri sejak 1940 tersebut. Bukan tanpa sebab, Via Vallen dipilih sebagai brand ambassador, ini karena ia dinilai memiliki cerita perjuangan yang sama dengan Sido Muncul sendiri. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat saat hadir dalam kegiatan syuting iklan terbaru Tolak Angin di Gedung Kantor Pos Indonesia Kawasan Kota Tua, Jakarta, Selasa (13/11/2018) lalu. “Kami memilih Via Vallen karena ia merupakan penyanyi dangdut berbakat, suaranya juga bagus dan banyak penggemarnya. Selain itu, sejarah hidupnya patut diapresiasi karena apa yang dilakukannya tidaklah mudah,” tutur Irwan yang saat itu tampak fresh mengenakan batik berwarna kuning bermotifkan tulisan Sido Muncul. Irwan juga menambahkan dipilihnya Via sebagai bintang iklan karena sebagai bentuk apresiasi Tolak Angin atas sikapnya yang tetap rendah hati meski sedang berada di puncak kesuksesannya. Perjuangan yang menginspirasi Pada kesempatan yang sama turut hadir Wakil Direktur Sido Muncul, Maria Reviani Hidayat. Seperti yang dikatakan Irwan, Maria mengungkapkan hal yang sama, bahwa Via Vallen dipilih, selain terkenal juga karena memiliki prestasi dan perjuangan hidup yang panjang dan menginspirasi. 


Wow, Via Vallen Jadi Brand Ambassador Iklan Terbaru Tolak Angin


“Kali ini, kami memakai Via Vallen dalam iklan Tolak Angin, karena ya satu. Tentu saja semua orang tahu bahwa dia berprestasi, tetapi yang kami kagumi dari Via Vallen salah satunya adalah bahwa dia betul-betul mengalami perjuangan yang panjang, jadi bukan sekejap mata,” tutur Maria yang juga merupakan putri sulung Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat. Ditambahkannya lagi, bahwa Via itu dari kecil sudah bekerja, bahkan harus mengamen di jalanan. Perjuangannya panjang dan tentunya berat, tetapi itu bisa menjadi cerita yang menginspirasi. Via yang memiliki nama asli Maulidia Octaviani ini lahir di Surabaya. Pekerjaan sebagai penyanyi dangdut koplo sendiri sudah ia geluti sejak usia 15 tahun. Perjuangannya dari panggung ke panggung bahkan sempat menjadi pengamen, tentunya bukan tanpa tujuan. Via yang berzodiak Libra ingin membantu meringankan beban orangtuanya kala itu. Mulai dari memenuhi kebutuhan hidup hingga urusan membeli seragam sekolah. Perjalanan panjang Sido Muncul Perjuangan serupa pun dialami oleh Tolak Angin sebagai brand produk obat herbal. Berawal dari 1940, yang mana saat itu Tolak Angin masih dijual dalam bentuk jamu godokan dan mengandalkan cara-cara sederhana. Namun seiring perjalanan Tolak Angin berkembang dari segi produk maupun teknologi. Hingga tepatnya pada 1992, Tolak Angin diformulasikan dalam bentuk cair dan kini banyak dipilih dan diandalkan oleh masyarakat untuk mengatasi gejala masuk angin. Fakta tersebut diperkuat oleh penuturan Maria. Menurutnya, ada kesamaan antara Tolak Angin dengan Via Vallen. “Kami melihat bahwa ada suatu kesamaan antara Tolak Angin dan bintang iklannya kali ini. Jadi Tolak Angin sendiri itu perjalanannya panjang, Via Vallen juga perjalanannya panjang,” tutur wanita yang pernah menempuh pendidikan di Universitas Washington ini. Ia pun berharap iklan ini bisa menginspirasi orang-orang, khususnya Indonesia bahwa meski perjuangan hidup itu berat, namun kita harus tetap berusaha. Jika Tuhan mengizinkan, kesuksesan pun akan datang. Selain kisah hidupnya yang menginspirasi banyak orang, Via Vallen juga dirasa sangat mewakili generasi millennials yang identik dengan aktivitas yang padat. Tentunya dengan menggandeng Via Vallen dalam iklan Tolak Angin kali ini, diharapkan dapat membangun kepercayaan dan meningkatkan brand awareness dari Tolak Angin bagi generasi millennials. “Dengan dipilihnya Via Vallen ini hopefully bisa menjangkau semua kalangan yang menjadi target market Tolak Angin sendiri,” ungkap Maria.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Night Mode